Artikel ini mengkaji legenda "Andam Dewi" melalui pendekatan sosiologi sastra, menganalisis bagaimana nilai-nilai sosial dan budaya tercermin dalam narasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legenda Andam Dewi melalui pendekatan sosiologi sastra, dengan fokus pada struktur sosial, sistem nilai, dan norma-norma yang tercermin dalam cerita tersebut dalam konteks masyarakat Batak Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif. Data diperoleh dari teks cerita legenda Andam Dewi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda Andam Dewi mencerminkan struktur sosial masyarakat Batak Toba yang patrilineal, dengan peran dominan laki-laki dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Cerita ini juga mengandung sistem nilai dan norma-norma yang khas, seperti penghormatan terhadap leluhur, kesetiaan pada klan, serta kepercayaan terhadap kekuatan supranatural. Analisis sosiologi sastra menunjukkan bahwa legenda Andam Dewi dalam konteks masyarakat Batak Toba merefleksikan struktur sosial, nilai, dan norma yang berbeda dibandingkan dengan interpretasi legenda ini dalam masyarakat Minangkabau. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang keragaman interpretasi dan pemaknaan cerita rakyat di Indonesia berdasarkan latar belakang budaya lokal.
Copyrights © 2024