Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi inovasi Produk Cemilan Basreng yang diterapkan oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia untuk meningkatkan daya saing mereka dalam menghadapi persaingan global, khususnya di era digital. Inovasi Produk Cemilan Basreng dianggap sebagai kunci untuk mempertahankan relevansi di pasar yang kompetitif dan semakin terdigitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka untuk menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan strategi inovasi Produk Cemilan Basreng. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun teknologi digital menawarkan peluang besar untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi, hambatan-hambatan struktural seperti keterbatasan dana, rendahnya literasi digital, dan kurangnya akses terhadap teknologi tetap menjadi tantangan besar bagi UKM. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung pengembangan kapasitas inovasi UKM, seperti akses pembiayaan yang lebih mudah, pelatihan teknologi, dan kolaborasi dengan institusi riset serta sektor swasta.
Copyrights © 2025