Kertas kerja ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab di Kampung Ampel, Surabaya telah berlangsung sejak berabad-abad lalu dan mengalami berbagai transformasi seiring dengan perubahan zaman. Pada masa awal, pembelajaran bahasa Arab lebih bersifat informal dan dilakukan di masjid-masjid serta rumah-rumah tokoh agama. Kurikulum yang diajarkan pun sangat kental dengan nilai-nilai agama dan budaya Islam. Seiring dengan perkembangan zaman, lembaga pendidikan formal seperti pesantren dan sekolah mulai berperan penting dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab. Kurikulum yang diajarkan pun semakin beragam, mencakup aspek-aspek linguistik, sastra, dan ilmu-ilmu keislaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Arab di Kampung Ampel merupakan bagian integral dari sejarah dan identitas masyarakat setempat. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, semangat untuk mempelajari bahasa Arab tetap hidup di kalangan masyarakat Kampung Ampel. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum pembelajaran bahasa Arab yang relevan dengan konteks zaman serta memperkaya khazanah keilmuan tentang sejarah pendidikan Islam di Indonesia.
Copyrights © 2025