JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 9 No. 1 (2025)

Konsepsi Sistem Pemantauan Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda Berbasis Satelit guna Menjamin Keselamatan dan Keamanan Pelayaran di Alki I

Firmanto, Rama (Unknown)
Kristiyanto, Hanjar (Unknown)
Ilmi, Muhammad Irfan (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Apr 2025

Abstract

Kepadatan Selat Sunda yang merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I yaitu berdasarkan data yang dikeluarkan menurut Pushidrosal tahun 2008 sebanyak 43.862 pelayaran kapal yang menyebrang serta kapal yang melintas sebanyak 10.082 pelayaran. Dengan kondisi tersebut, merupakan latar belakang dari penetapan Selat Sunda dan Selat Lombok sebagai TSS berlaku sesuai dengan konvensi PBB tentang Hukum Laut UNCLOS 1982 dalam publikasi COLREG.2/Circular. 74 pada tanggal 14 Juni 2019. Dengan adanya TSS pemberlakuan VTS sebagai layanan lalu lintas pemantauan dengan Automatic Identification System (AIS) dan Radio Very High Frequency (VHF) kurang lebih 30 Nm. Sedangkan masih ditemukan pelanggaran kapal yang melintas TSS, penyelundupan sabu-sabu, dan potensi pelanggaran hukuman ancaman keselamatan perairan di wilayah laut Selat Sunda yang masih tinggi. Untuk mengatasi tersebut, mengusulkan konsep SEV secara realtime yang telah dikembangkan oleh Italia untuk sistem pemantauan berbasis satelit yang terdapat sistem arsitektur Decision Support Tools for Maritime Situational Awareness (DS- MSA). Dengan mengimplementasikan konsep Sattellite Satelitte Extended Vessel (SEV) tersebut digunakan di Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Sunda untuk menjangkau area lebih jauh, akurat dan mengatasi permasalahan terhadap keselamatan dan keamanan di ALKI I. Adapun penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisa SWOT dengan melaksanakan uji coba konsep pengembangan pada penelitian diajukan kepada expert LAPAN dan Vessel Traffic System (VTS) Merak sebagai user pemanfaatan dengan memperhatikan kondisi dan kemampuan di Indonesia dalam pengembangan satelit yang tersedia melalui wawancara dan kuisioner. Dengan hasil penelitian bahwa, Konsep SEV tersebut belum relevan di Indonesia. Karena beberapa tantangan secara realtime yaitu belum tersedianya Earth Orbit (EO) yang mencukupi data, biaya yang mahal untuk infrastruktur jaringan yang kurang, perlunya kerjasama membangun prototype mekanisme integrasi data serta kendala teknis untuk tenaga pengolahan dan perawatan konsep tersebut. Penulis melaksanakan uji coba kedua dengan revisi sebagai solusi dari penerapan konsep SEV yang tidak bisa secara realtime dengan solusi akhir yaitu menggunakan satelit sendiri yang dikembangkan oleh LAPAN yaitu LAPAN A-2 dan LAPAN A-3 dengan menggunakan based Satellite-AIS dan citra satelit. Yang memiliki kecenderungan orbit rendah dan hampir melewati khatulistiwa memungkinkan di wilayah Indonesia 14 kali per hari dengan orbit kutub yang memberikan cangkupan global.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...