Kawasan perimeter pelabuhan harus bebas dari vektor tikus, dimana tikus dapat menyebabkan berbagai penyakit. Tahun 2020, tercatat jumlah populasi tikus di Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru dengan indeks pinjal 9,5%. Selain menimbulkan gangguan estetika, juga dikhawatirkan dapat terjadi penularan penyakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengendalian vektor tikus di Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian analitik dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru pada bulan Februari 2022. Informan penelitian ini yaitu 3 orang pekerja pelabuhan sebagai informan utama, 1 orang petugas UPTD pelabuhan sebagai informan kunci, 1 orang pegawai KKP sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Pengolahan data menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian didapatkan bahwa kebijakan mengenai pengendalian tikus terkait dengan pemetaan. Dana yang digunakan dalam pemberantasan tikus merupakan dana dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Berdasarkan sarana prasarana, informan utama mengungkapkan bahwa tidak pernah terlibat dalam pemberantasan tikus di pelabuhan. Cara penangkapan tikus yang efektif di pelabuhan menggunakan perangkap tikus. Telah dilakukan pemasangan perangkap tikus namun tidak dilakukan pengendalian menggunakan racun tikus di pelabuhan. Berdasarkan evaluasi pengendalian, didapatkan bahwa tidak ada evaluasi pengendalian vektor tikus karena tidak ada pelaksanaan pengendalian yang di lakukan
Copyrights © 2024