Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari sumber reservasi Free Independent Traveler (FIT) dan Group Tour terhadap tingkat okupansi kamar di InterContinental Bali Resort, serta menelaah apakah faktor musiman (high season dan low season) berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda serta pengujian interaksi melalui penggunaan variabel dummy. Data yang digunakan berupa data sekunder bulanan periode Januari 2022 hingga April 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa reservasi dari FIT maupun Group Tour secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat hunian kamar. Namun demikian, faktor musim tidak terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara sumber reservasi dengan okupansi kamar. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi manajemen reservasi sebaiknya lebih diarahkan pada pola permintaan dan segmentasi tamu dibandingkan hanya berfokus pada musim.
Copyrights © 2025