Masalah kemampuan pengambilan keputusan sering dijumpai pada lingkungan kehidupan baik remaja maupun dewasa. Ketidakmampuan pengambilan keputusan bisa menjadi bayangan yang mengikat individu dengan erat dalam lingkaran ketidakpastian dan ragu. Ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga oleh lingkungan di mana seseorang tumbuh. Salah satu faktor lingkungan yang dapat memberikan dampak besar adalah pola asuh otoriter (Brena, Updegraff dan Taylor, 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pengambilan keputusan mahasiswa prodi Psikologi Universitas Nusa Cendana yang menerima pola asuh otoriter. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan 4 orang mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling dan memenuhi kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukan pola asuh otoriter berdampak pada kondisi emosional anak, seperti overthinking, perasaan pasrah terhadap keputusan orang tua, dan ketergantungan tinggi dalam pengambilan keputusan besar.
Copyrights © 2025