Disiplin belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran. Namun, berdasarkan kondisi awal yang ditemukan di kelas VI UPT SD Negeri 064037 Kecamatan Medan Tembung, tingkat kedisiplinan belajar siswa masih tergolong rendah, dengan rata-rata hanya 49,6%. Hal ini terlihat dari masih banyak siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru, terlambat mengumpulkan tugas, kurang aktif dalam diskusi, dan belum sepenuhnya mematuhi tata tertib kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan Paradigma Pedagogi Reflektif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VI UPT SD Negeri 064037 pada tahun ajaran berjalan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kedisiplinan yang mencakup lima aspek utama. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari pra-tindakan ke siklus I, dan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata skor kedisiplinan meningkat dari 49,6% (pra-tindakan), menjadi 72,8% (siklus I), dan akhirnya mencapai 88,8% (siklus II). Dengan demikian, penerapan Paradigma Pedagogi Reflektif terbukti efektif untuk menumbuhkan dan meningkatkan disiplin belajar peserta didik di sekolah dasar.
Copyrights © 2025