Pemecahan masalah adalah suatu cara untuk mengatasi masalah guna mencapai tujuan yang hendak dicapai. Menurut Polya terdapat empat tahapan pemecahan masalah diantaranya yaitu, memahami masalah, merencanakan pemecahan, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII MTs. Ma'arif NU Assa'adah I Bungah pada tahun ajaran 2023/2024 dalam menyelesaikan soal persamaan garis lurus ditinjau dari minat belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, tes, dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket minat belajar, lembar validasi soal tes, soal tes, dan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan minat belajar tinggi mampu menyelesaikan pemecahan masalah pada setiap tahapan pemecahan masalah menurut Polya dengan baik dan benar. Siswa dengan kategori minat belajar sedang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan pemecahan masalah namun pada tahapan melaksanakan strategi mereka masih kurang sistematis dan maksimal. Siswa dengan minat belajar rendah tidak mampu menyelesaikan soal pada tahapan merencanakan strategi dan melaksanakan strategi. Mereka hanya mampu menyelesaikan soal pada tahapan memahami masalah dan pengecekan kembali. Kesimpulan dari penelitian ini, diharapkan guru dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang kemampuan pemecahan masalah, sehingga siswa dapat memecahkan masalah dengan baik dan benar.
Copyrights © 2024