AbstrakDi tengah arus percepatan menuju era revolusi industri 4.0 berbicara tentang nilai, maka setiap masyarakat memilikinya. Kearifan lokal dibangun dan ditumbuhkan dari pandangan hidup dan nilai-nilai yang menjadi pedoman masyarakat dalam menyelenggarakan kehidupannya. Kekayaan budaya tersebut harus dilestarikan sebagai jalan menjadi bangsa yang berkarakter. Masing-masing kekayaan budaya tersebut menunjukkan nilai yang luhur dari setiap masyarakat. Ichwal (2011) dalam buku Restorasi Pendidikan, menyebutkan bahwa pentingnya pendidikan budaya sama pentingnya seperti membangun karakter bangsa. Hal ini juga sejalan dengan pendapat Fajarini (2014) bahwa menggali dan melestarikan berbagai unsur kearifan lokal, tradisi dan pranata lokal, termasuk norma dan adat istiadat yang bermanfaat dapat berfungsi efektif dalam pendidikan karakter.Kata kunci : Inovasi pembelajaran, seni berbasis kearifan lokal, penanaman nilai karakter
Copyrights © 2024