Keadaan darurat kesehatan memerlukan respons cepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan menyelamatkan nyawa. Penelitian ini bertujuan membangun generasi tanggap darurat melalui integrasi Emergency Medical System (EMS) Training Program dan aplikasi First Aid di RW 01 Kramat Senen, dengan melibatkan remaja masjid dan kader posyandu. Metode yang digunakan mencakup pelatihan berbasis praktik, pendampingan, dan penggunaan aplikasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pertolongan pertama. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (dari 37,9 menjadi 85,0) dan keterampilan peserta (p-value < 0,05 untuk semua kategori). Program ini berhasil membentuk Tim Tanggap Darurat yang efektif di tingkat komunitas dan meningkatkan kesiapan dalam merespons situasi darurat. Kesimpulannya, program ini meningkatkan kapasitas individu serta keberdayaan sosial dan organisasi komunitas, memberikan model strategis untuk penerapan di wilayah lain.
Copyrights © 2025