Air limbah yang berasal dari rumah makan mengandung konsentrasi bahan organik tergolong tinggi. Sebagian besar rumah makan tidak mengolah limbah yang dihasilkan secara tepat, sehingga terjadi pencemaran terhadap perairan disekitarnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyisihan parameter BOD dan TSS pada limbah rumah makan menggunakan kombinasi grease trap dan anaerob-aerob dan mengetahui perbandingan hasil proses pengolahan dengan baku mutu yang berlaku. Bahan yang diperlukan pada penelitian ini meliputi air limbah rumah makan, bioball, kerikil, EM4 dan gula merah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kombinasi grease trap dan pengolahan anaerob-aerob. Proses pengolahan anaerob selama 5 hari dan dilanjutkan dengan pengolahan aerob selama 8 hari. Efisiensi penurunan BOD sebesar 98.54 %, TSS sebesar 95.87%. Hasil pengolahan limbah rumah makan yaitu kadar BOD dari 584 mg.L-1 turun menjadi 8.52 mg.L-1 dan kadar TSS dari 105 mg.L-1 turun menjadi 4.33 mg.L-1. Sedangkan parameter pH mengalami kenaikan dari 3.88 menjadi 7.51. Penurunan ini dipengaruhi oleh penambahan oksigen dan EM4 yang membantu proses penumbuhan biofilm. Berdasarkan hasil analisa, tidak adanya pengaruh nyata dari lamanya waktu tinggal terhadap penurunan parameter pencemar.
Copyrights © 2024