Siswa kelas VIII memiliki prestasi belajar rata-rata yang tinggi. Namun, menurut guru BK, masih ada beberapa siswa yang belum dapat meningkatkan prestasi belajar secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara manajemen waktu dan optimisme belajar terhadap peningkatan prestasi belajar di kalangan siswa SMP di Kecamatan Ungaran Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan korelasi kuantitatif dengan sampel 260 siswa yang dipilih secara acak dari tiga SMP di wilayah tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu memiliki pengaruh yang lebih dominan (β=0.512) dibandingkan optimisme belajar (β=0.307) terhadap prestasi akademik, dengan kedua variabel tersebut bersama-sama menjelaskan 58,5% varians dalam prestasi belajar.
Copyrights © 2025