Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam
Vol. 10 No. 2 (2024): December 2024

Questioning Justice in Law Enforcement for Children as Victims of Criminal Acts of Sexual Intercourse : Menyoal Keadilan dalam Penegakan Hukum Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Persetubuhan

Maziyyah, Rifdatul (Unknown)
Syndo, Sivana Amanda Diamita (Unknown)
Shohihah, Millatus (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2024

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif, denganmenggunakan metode pendekatan peraturan perundang-undangan(statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Hasilpenelitian ini didapatkan bahwa pertama, Rasio legis Putusan Nomor143/Pid.Sus/2021/PN. Lmg didasarkan Pasal 81 ayat (2) UU No. 35Tahun 2014 yang mengatur pidana penjara minimal 5 tahun danmaksimal 15 tahun serta denda maksimal 5 miliar rupiah.Pertimbangan hakim yang memberatkan adalah kerugian mental dantrauma yang dialami korban serta keluarganya, sementara yangmeringankan adalah terdakwa menikahi anak korban secara sah.Kedua, Berdasarkan analisis Putusan Nomor 143/Pid.Sus/2021/PN.Lmg, putusan tersebut mengakomodir penegakan hukum denganpenerapan Pasal 81 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014, yang tepat karenaunsur-unsurnya terpenuhi, serta mempertimbangkan teorirestorative justice dengan meringankan hukuman karena terdakwamenikahi anak korban. Pertimbangan hakim juga sesuai dengankonsep penegakan hukum yang menggabungkan teori absolut danteori relatif, serta memenuhi tujuan hukum yaitu kepastian, keadilan,dan kemanfaatan.

Copyrights © 2024