Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan membuktikan mengenai hubungan antara konstruksi sosial ruang dengan pertumbuhan pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi. Penelitian menggabungkan teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Pariwisata memiliki dampak yang kompleks terhadap ruang sosial dan budaya. Meskipun berpotensi memperkaya budaya lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi, pariwisata juga dapat menyebabkan terdegradasinya nilai sosial dan bahkan menghilangkan nilai, norma dan adat setempat. Saran dari penelitian adalah pemerintah sebaiknya mengembangkan pendekatan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif dengan mempertimbangkan kebutuhan semua pihak yang terlibat. Pariwisata dapat menjadi sarana untuk menciptakan ruang yang lebih adil dan inklusif bagi semua.
Copyrights © 2024