Sianida merupakan senyawa anti-nutrisi yang umum terdapat dalam berbagai jenis tanaman, salah satunya pada biji petai cina. Sebagian besar masyarakat Cisompet Kabupaten Garut memanfaatkan biji petai cina untuk sayuran. Biji petai cina mengandung sianida yang dapat menyebabkan keracunan hingga kematian jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sianida pada biji petai cina mentah melalui pendekatan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif diterapkan dengan memanfaatkan kertas pikrat, sedangkan analisis kuantitatif dilaksanakan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini mengungkapkan bahwa sampel biji petai cina mentah yang diambil dari enam pohon berbeda semuanya menunjukkan hasil positif untuk keberadaan sianida. Hal ini ditunjukkan secara kualitatif oleh warna kertas pikrat yang berubah dari kuning menjadi merah bata. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kadar sianida pada biji petai cina mentah sebesar 16,155 mg/kg. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, biji petai cina mentah mengandung sianida dalam kadar rendah dan berada di bawah ambang batas yang ditentukan.
Copyrights © 2024