Moderasi beragama tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sekitar, salah satunya terjadi dalam lingkup keluarga. Temperance adalah rasa kemauan dan kemampuan untuk mengalami perbedaan dari orang lain, dan merupakan bagian dari cara kita mempelajari agama. Kegiatan kuliah kerja nyata yang dilaksanakan oleh 26 mahasiswa/i UIN SU ini merupakan bentuk sosialisasi dengan tema ‘’Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Sikap Moderasi Beragama Pada Anak’’, yang memberikan kontribusi pemahaman terhadap siswa/siswi tingkat remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap moderasi beragama pada anak. Faktor-faktor yang mendukung sikap moderasi beragama meliputi; pola komunikasi yang terbuka dan toleran dalam keluarga, nilai-nilai agama yang diajarkan dengan bijaksana serta tidak memaksakan, contoh perilaku orang tua yang moderat dan toleran, serta adanya dukungan dan partisipasi keluarga dalam kegiatan keagamaan. Sebaliknya, faktor-faktor yang menghambat sikap moderasi beragama meliputi; pola komunikasi yang tertutup dan dogmatis, nilai-nilai agama yang diajarkan secara kaku dan fanatik, contoh perilaku orang tua yang intoleran dan radikal, serta kurangnya dukungan dan pasrtisipasi keluarga dalam kegiatan keagamaan.
Copyrights © 2024