Persewaan kostum Pamojie Art Collection di Kabupaten Bondowoso saat ini mengandalkan media sosial Instagram dan WhatsApp untuk pemesanan, yang mengakibatkan komunikasi tidak terstruktur dan sering terjadi keterlambatan respons. Penelitian ini bertujuan merancang prototipe website persewaan kostum dengan fokus pada User Experience menggunakan metode Design Thinking.Metode Design Thinking dipilih karena mampu menggali kebutuhan pengguna secara mendalam melalui lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pemilik usaha dan penyebaran kuesioner kepada pengguna untuk menyusun kebutuhan fungsional dan non-fungsional serta desain antarmuka yang sesuai. Prototipe website dikembangkan menggunakan Figma dan diuji dengan metode System Usability Testing dan User Experience Questionnaire (UEQ) untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan prototipe website berhasil meningkatkan efisiensi pemesanan, mengurangi miskomunikasi, dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Website ini diharapkan menjadi solusi digital yang relevan untuk mengembangkan layanan persewaan kostum Pamojie Art Collection secara lebih profesional dan terstruktur, menggantikan ketergantungan pada media sosial yang kurang efektif. Kata kunci: User Experience, Design Thinking, Persewaan Kostum, Website, Pamojie Artcollection, Prototipe
Copyrights © 2025