Aplikasi Alpukat Betawi merupakan sebuah aplikasi pelayanan DUKCAPIL DKI Jakarta yang melayani administrasi kependudukan seperti KTP, akta kelahiran dan kematian, perubahan biodata, perkawianan, serta pelayanan lainnya. Namun, pengguna merasa aplikasi ini memiliki kekurangan diantaranya permasalahan usability selama proses pelayanan berlangsung seperti layout yang bermasalah, serta indikator koneksi yang membingungkan. oleh karena itu, aplikasi Alpukat Betawi membutuhkan penggalian masalah pada tingkat usability. Pengujian usability melibatkan lima pengguna baru untuk menggunakan aplikasi Alpukat Betawi sesuai skenario arahan penggunaan aplikasi, pengujian ini dilakukan sebayak iterasi perancangan prototype untuk meningkatkan kualitas komponen usability berupa learnability, efficiency, dan error sebagai penentu sejauh mana prototype perbaikan tersebut berdampak bagi pengguna. Hasil wawancara menyatakan bahwa pengguna merasa kesulitan pada indikator internet karena mereka selalu menekan tombol maupun input field sebelum indikator koneksi berwarna hijau. Perancangan prototype yang dirancang bedasarkan hasil wawancara serta pertama berhasil meningkatkan beberapa komponen usability seperti learnability sebesar 10%, efficiency sebesar 0,006, dan pada komponen error turun menjadi 0,435 pada iterasi desain prototype pertama. Peningkatan ini diperoleh dengan mengelompokan jenis layout menu halaman utama serta mengganti indikator koneksi internet menggunakan pop-up loading sederhana.
Copyrights © 2025