Remaja putri akan mengalami proses menstruasi sebagai tanda telah berfungsinya ovarium. Pada siklus menstruasi tiga hari pertama, darah menstruasi yang keluar akan lebih banyak, wanita biasanya akan merasakan nyeri atau kram di bagian panggul, perut, dan punggung atau disebut dengan dysmenorrhea. Konsentrasi vitamin E yang ada dalam wortel memiliki kemampuan untuk menghambat prostaglandin, yang merupakan agen hormonal yang mempengaruhi dismenore. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pengaruh konsumsi jus wortel (Daucus carota) dalam mengurangi dysmenorrhea pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian one group pretest- posttet design ini terdiri atas satu kelompok yang ditentukan. Rencana penelitian ini akan dilakukan di SMAN 7 Bandar Lampung. Populasi sampel terdiri dari wanita remaja yang mengalami dismenore. Pada penelitian ini, data primer digunakan. Hasil yang diperoleh dari uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai-P (0,000) kurang dari α0,05, sehingga mengarah pada penolakan hipotesis nol (H0) dan penerimaan hipotesis alternatif (Ha), menunjukkan efek signifikan evaluasi pra-tes dan post-tes pada konsumsi jus wortel (Daucus carota) di kalangan siswa di SMAN 7 Bandar Lampung. Kesimpulan adalah bahwa konsumsi jus wortel (Daucus carota) menunjukkan efek potensial dalam mengurangi dismenore di kalangan wanita remaja.
Copyrights © 2025