Kematian Anak di Indonesia merupakan masalah penting yang masih dihadapi. Diantara penyebab kematian anak terbesar adalah adanya penyakit Infeksi seperti: ISPA, Diare dan TBC. Selain faktor lingkungan, faktor sosial budaya seperti pengetahuan dan praktik kepercayaan memiliki keterkaitan dengan kejadian penyakti infeksi pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan praktik kepercayaan orangtua terhadap kejadian penyakit infeksi pada Balita. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional pada 94 Balita di Kecamatan Pontang, kabupaten Serang. Hasil Penelitian menunjukkan: Sebanyak 74% pernah mengalami penyakit infeksi, 68% orangtua balita memiliki pengetahuan yang baik mengenai praktik kepercayaan. Praktik kepercayaan tertinggi adalah: pelaksanaan acara doa selama kehamilan 81%, Pemberian nama menggunakan Bahasa Arab (75%), dan praktik tindik pada bayi (63.8%). Terdapat hubungan antara pembacaan doa khusus selama kehamilan dengan kejadian penyakit infeksi pada balita ( p < 0.091). Berdasarkan temuan penelitian, perlunya peran dari tokoh agama untuk memberikan penyuluhan mengenai praktik kepercayaan yang berkaitan dengan kesehatan anak terutama di usia Balita.
Copyrights © 2025