Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat petani dalam memanfaatkan koagulan lateks dari umbi gadung pada tanaman karet (Hevea brasiliensis) dan mengetahui hubungan faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2023 dan melibatkan 60 responden dari Desa Aloban, Gunung Manaon, dan Simandi Angin di Kecamatan Potipi, Kabupaten Padang Laowa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan korelasi rank spearman serta diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani sangat berminat memanfaatkan umbi katong sebagai koagulan lateks dengan proporsi sebesar 79,13%. Uji korelasi rank spearman menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan nyata dengan minat petani adalah pengalaman (X3), pendapatan (X4), luas lahan (X5), peran penyuluh (X6) dan lingkungan masyarakat (X7). Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor umur (X1) dengan pendidikan (X2).
Copyrights © 2024