Penelitian ini mengkaji urgensi integrasi budaya lokal pada asesmen mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis budaya lokal dan pentingnya adaptasi asesmen di era perkembangan teknologi. Pendekatan kualitatif dengan penyajian deskriptif analitis. Tujuan penelitian adalah untuk menggali faktor-faktor yang melatarbelakangi, langkah-langkah strategis yang dilakukan, serta realisasi integrasi budaya lokal pada asesmen mata pelajaran PAI berbasis Exam Browser di MTs Minsyaul Wathon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor signifikan yang mendorong integrasi budaya lokal dalam asesmen PAI berbasis aplikasi Exam Browser. Guru PAI, dengan dukungan penuh dari para stakeholder, telah melaksanakan langkah-langkah integrasi yang identik dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Realisasi dari integrasi tersebut terlihat dalam bentuk-bentuk soal asesmen di masing-masing jenjang kelas, dengan karakteristik soal yang bervariasi sesuai dengan independensi mata pelajaran PAI. Penelitian ini berkontribusi bagi studi di bidang PAI, khususnya dalam konteks asesmen di era digital yang mengkolaborasikan integrasi budaya lokal sebagai bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2024