ABSTRAK Pengembangan sektor budidaya perikanan, khususnya ikan nila (oreochromis niloticus), menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Kecamatan Baturraden merupakan wilayah daratan tinggi dengan potensi besar untuk budidaya ikan nila karena ketersediaan sumber air yang stabil, dukungan infrastruktur, dan aktivitas budidaya yang telah berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan untuk pengembangan kawasan budidaya ikan nila dengan pendekatan kuantitatif berbasis SIG. Analisis dilakukan melalui pemetaan kondisi fisik lahan, seperti aksesibilitas, kedekatan dengan sumber air, serta kesesuaian arahan pemanfaatan ruang dalam RTRW Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona selatan memiliki kesesuaian budidaya ikan nila. Beberapa desa dengan tingkat kesesuaian tinggi dan potensial meliputi Desa Purwosari, Kutasari, dan Kemutug Lor. Hasil menunjukkan kawasan budidaya ikan berada dalam zona pemanfaatan ruang kawasan budidaya khususnya zona pertanian lahan basah dan lahan kering yang mencerminkan kecocokan lahan untuk kegiatan perikanan khususnya ikan nila sehingga sesuai dengan arahan dalam RTRW Kabupaten Banyumas. Wilayah ini memiliki keunggulan dalam ketersediaan sumber air dan jaringan jalan kolektor dan lokal. Kata kunci: Kesesuaian Lahan, Ikan Nila, Budidaya, SIG, Perencanaan Ruang.
Copyrights © 2025