Miskonsepsi dalam pembelajaran fisika merupakan tantangan serius yang berdampak pada keberlanjutan pemahaman konseptual siswa. Three-tier diagnostic test hadir sebagai instrumen yang efektif karena mampu mengevaluasi tingkat pemahaman siswa secara menyeluruh melalui tiga komponen utama: jawaban konsep, alasan jawaban, dan tingkat keyakinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas three-tier diagnostic test dalam mengidentifikasi miskonsepsi fisika melalui kajian literatur sistematis terhadap 13 artikel ilmiah terkini. Pendekatan kualitatif digunakan dalam menganalisis artikel yang diperoleh dari database Scopus dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “three-tier”, “diagnostic test”, “physics”, dan “misconception”. Hasil kajian menunjukkan bahwa three-tier diagnostic test tidak hanya mampu mendeteksi keberadaan miskonsepsi, tetapi juga memetakan jenis serta tingkat keparahannya, menjadikannya alat asesmen formatif yang akurat dan adaptif. Meski demikian, tantangan seperti durasi analisis, kebutuhan pelatihan guru, dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan implementasi yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, integrasi asesmen diagnostik berbasis three-tier perlu disesuaikan secara strategis dengan karakteristik materi dan jenjang peserta didik untuk mendukung pembelajaran fisika yang lebih efektif.
Copyrights © 2025