Limbah ampas kopi merupakan salah satu limbah organik yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, ampas kopi memiliki karakteristik yang memungkinkan untuk diolah menjadi produk bernilai guna dan ekonomis. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan teori AIDA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep ecopreneurship melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbasis limbah ampas kopi sebagai produk ramah lingkungan. Program ini dilaksanakan di Kelurahan Balongsari, Surabaya, dengan sasaran ibu-ibu anggota Kelompok Kader Surabaya Hebat (KSH). Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan teknis, praktik pembuatan produk, hingga evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai jual serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya wirausaha berkelanjutan. Produk lilin aromaterapi yang dihasilkan tidak hanya memiliki potensi sebagai alternatif usaha rumah tangga, tetapi juga mendukung praktik ekonomi sirkular berbasis komunitas. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara edukasi lingkungan dan pelatihan kewirausahaan berbasis limbah mampu menjadi solusi inovatif dalam penguatan kapasitas ekonomi perempuan di wilayah perkotaan.
Copyrights © 2025