IDEA: Jurnal Seni Pertunjukan
Vol 18, No 1 (2024)

Workaholic sebagai Inspirasi Penciptaan Skenario Film Pendek Haru Biru

Zuhri, Wan Luthfia Nur (Unknown)
Yuliadi, Koes (Unknown)
Dhani, Kurnia Rahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2024

Abstract

Haru Biru adalah karya naskah skenario yang diangkat dari fenomena orang-orang workaholic. Workaholisme sebagai sumber ide penciptaan karya diangkat berdasarkan semakin banyaknya orang yang gila kerja hingga mengabaikan kehidupan dan kesehatan pribadi maupun kehidupa sosialnya. Penulisan naskah skenario ini menggunakan pendekatan struktur tiga babak sebagai kerangka teoritik dalam pengembangan narasi. Naskah ini bercerita tentang tokoh bernama Biru yang gila kerja hingga jatuh sakit dan tidak dapat melanjutkan karirnya, hingga akhirnya memilih untuk bunuh diri karena depresi. Proses penulisan ini menghasilkan satu naskah film pendek lengkap yang kemudian diaplikasikan dalam bentuk film pendek yang terdiri dari total 15 scene dengan 8 halaman dengan durasi 15 menit. Workaholic as Inspiration for Creating the Scenario for the Short Film Haru BiruHaru Biru is a screenplay that explores the phenomenon of workaholism. The story is inspired by the increasing number of people obsessed with work that neglect their personal and social lives. The screenplay uses a three-act structure as a theoretical framework for narrative development. The script tells the story of a character named Biru, who is a workaholic and eventually falls ill and is unable to continue his career, leading him to choose suicide due to depression. The writing resulted in 15 scenes and an eight-page script, then adapted into a 15-minute short film.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

IDEA

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Other

Description

IDEA draws its contributions from academics and practitioner-researchers at the interface of the performing arts. It acts as a forum for critical study, innovative practice, and creative pedagogy, addressing themes that may be domain-specific (e.g., dance, music, theatre, puppets, karawitan, ...