Masih terdapat banyak siswa mendapat kesulitan atau kendala ketika menyelesaikan operasi hitung bilangan campuran bilangan bulat positif dan negatif. Kesulitan tersebut dialami baik siswa perempuan dan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan siswa dalam pemecahan soal operasi hitung bilangan bulat positif dan negatif ditinjau dari gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Tempat penelitian dilakukan di SD di Kota Wonosobo. Subjek dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan siswa yang sudah belajar materi operasi hitung bilangan bulat positif dan negatif, memiliki gender laki-laki dan perempuan, serta memiliki nilai harian dengan klasifikasi sedang hingga rendah. Pengambilan data menggunakan instrumen tes bentuk uraian yaitu 5 soal operasi hitung campuran bilangan positif dan negatif, wawancara serta observasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan kesulitan dalam menyelesaikan soal operasi hitung campuran hanya ditemukan pada salah satu siswa perempuan. Kesulitan menyelesaikan operasi hitung bilangan bulat positif dan negatif ditemukan sebanding antara siswa laki-laki dan siswa perempuan. Temuan lainnya adalah kesulitan mengubah maksud soal menjadi kalimat matematika, ditemukan pada seluruh siswa laki-laki dan perempuan. Lebih lanjut, kesulitan menyelesaikan soal dengan cermat, hanya ditemukan pada siswa laki-laki.
Copyrights © 2025