cover
Contact Name
Karisdha Pradityana
Contact Email
karisdhapradityana@ecampus.ut.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpenanda@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Gedung LPPM, Universitas Terbuka, Jalan Pondok Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, 15437, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Pena Anda
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 30258391     EISSN : 3025065X     DOI : https://doi.org/10.33830/penaanda.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Anda bertujuan untuk menjadi sarana atau wadah publikasi artikel ilmiah, baik yang berbasis pada hasil penelitian maupun hasil kajian literasi di bidang pendidikan sekolah dasar yang bermutu sehingga diharapkan mampu menjadi rujukan inovasi dalam pendidikan guru sekolah dasar.
Articles 30 Documents
EPISTEMIK CALON GURU SD DALAM MEMPERSIAPKAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN Mumpuni, Atikah
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v1i1.4902

Abstract

Seorang calon guru sekolah dasar perlu mengetahui keyakinan epistemik dalam dirinya agar dapat mempersiapkan pembelajaran membaca pemahaman dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap peta riset terdahulu mengenai epistemik guru SD dalam mempersiapkan pembelajaran membaca pemahaman, sehingga dapat diketahui peluang riset selanjutnya yang dapat dilakukan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui peran epistemik calon guru SD dalam mempersiapkan pembelajaran keterampilan membaca pemahaman. Penelitian ini adalah penelitian kajian literatur sistematik yang memiliki empat fase. Keempat fase ini yaitu eksplorasi, visualisasi, identifikasi, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) riset mengenai epistemik calon guru SD dan membaca pemahaman masih belum dilakukan di Indonesia, karena orientasi riset berfokus pada penyelesaian permasalahan membaca pemahaman; 2) perspektif epistemik guru merupakan fondasi dasar yang dapat digunakan untuk mengembangkan pembelajaran membaca pemahaman yang efektif. Secara teoritis, implikasi dari penelitian ini adalah epistemik guru perlu diketahui sejak awal karena epistemik calon guru sekolah dasar yang matang akan dapat merancang dan menggunakan strategi pembelajaran dan pemahaman teks yang efektif. Keyakinan epistemik guru perlu diketahui sejak awal bahkan sejak menempuh pendidikan keguruan.
PEMBELAJARAN SENI RUPA BERDASARKAN PERSPEKTIF KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Azis, Adek Cerah Kurnia; Lubis, Siti Khodijah
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v1i1.4948

Abstract

Pembaharuan kurikulum menjadi Kurikulum Merdeka merupakan solusi terkait pemulihan proses pembelajaran. Kurikulum Merdeka tentu saja memiliki perbedaan dengan kurikulum sebelumnya, baik dari segi perangkat ajar, pelaksanaan dan juga penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait pembelajaran seni rupa berdasarkan perspektif Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data sekunder, dengan cara mengumpulkan data berdasarkan ekplorasi dari berbagi literatur. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil yang diperoleh  menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran seni rupa di Sekolah Dasar disesuaikan dengan Fase perkembangan peserta didik. Alokasi waktu pembelajaran seni rupa maksimal 2 jam pelajaran (JP) per minggu. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar meliputi modul ajar, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan buku teks. Buku teks pada pembelajaran seni rupa tidak terdapat buku panduan untuk peserta didik, hanya memiliki buku panduan guru, sehingga menyebabkan 77% guru mengalami kesulitan dalam melakukan proses pembelajaran. Guru perlu melakukan kolaborasi dengan teman sejawat guru mata pelajaran yang sama untuk membuat buku peserta didik, dan mencari bahan ajar tambahan dari berbagai referensi lainnya.
PEMBUATAN VIDEO TUTORIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IKAT CELUP TEKNIK JUMPUTAN KELAS V SEKOLAH DASAR Cynthia, Ririn; Saleh, Khaerul
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v1i1.4992

Abstract

Di Indonesia tie-dye disebut jumputan. Kain jumputan terkenal dan dikagumi banyak orang karena pada proses pengerjaannya murni hand made dan hasil motifnya unik. Batasan masalah penelitian ini adalah pengaruh penggunaan media tutorial terhadap minat belajar siswa pada materi ikat celup teknik jumputan siswa kelas V SDS Muhammadiyah 6 Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui minat belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis video tutorial dalam ikat celup teknik jumputan, dan mendeskripsikan hasil pembelajaran menggunakan video tutorial siswa kelas V SDS Muhammadiyah 6 Medan. Jenis penelitian yang dipakai adalah Research and Development (R&D). Subjek penelitian yang digunakan peneliti yaitu Probability Sampling dengan tujuan peneliti mengambil keputusan yang menjadi perhatian penelitian ini adalah siswa kelas V SDS Muhammadiyah 06 Medan pada kelompok kecil berjumlah 18 orang. Dari hasil keseluruhan karya siswa diatas, terdapat perbedaan antara karya sebelum dan sesudah adanya media pembelajaran ikat celup teknik jumputan yaitu yang paling menonjol dari intensitas warna, yang mana warna yang dicelupkan kurang meresap dengan baik dikarenakan dalam proses pewarnaanya peserta didik menggunakan air biasa sehingga warnya yang dihasilkan kurang pekat masih terdapat bercak–bercak putih pada kain. Pembuatan video tutorial ikat celup teknik jumputan siswa kelas V SDS Muhammadiyah 6 Medan dilakukan dengan tiga tahap yaitu pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Penggunaan video tutorial dalam pembelajaran ikat celup teknik jumputan dianggap sebagai metode yang dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa, juga membantu guru dalam memberikan pemahaman secara audio visual dalam proses belajar mengajar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR Miqwati, Miqwati; Susilowati, Euis; Moonik, Joutje
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v1i1.4997

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam adalah pelajaran tentang bagaimana mencari tahu perkara semesta alam secara sistematis. Mata pelajaran IPA tidak sekedar bagaimana siswa menguasai materi dan mengumpulkan pengetahuan semata, tetapi juga sebuah proses penemuan. Pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka meliputi diferensiasi konten, proses, dan produk. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi membutuhkan keterampilan guru dalam mengambil tindakan yang masuk akal untuk mendukung kebutuhan belajar siswa yang bervariasi karena karakteristik yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengakomodir kebutuhan belajar siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi khususnya pada mata pelajaran IPA di SD. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode Penelitian Tindakan Kelas. Pada akhirnya ditemukan bahwa penerapan metode pembelajaran yang berbeda-beda dapat menaikkan nilai rata-rata siswa selain juga meningkatkan keaktifan dalam belajar.
ASESMEN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR DALAM KURIKULUM MERDEKA Mujiburrahman, Mujiburrahman; Kartiani, Baiq Sarlita; Parhanuddin, Lalu
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v1i1.5019

Abstract

Asesmen atau penilaian merupakan sebuah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sistematis berkelanjutan yang digunakan sebagai pengumpul informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik untuk memperoleh keputusan berdasarkan kriteria dan pertimbangan tertentu. Tujuan dari pelaksanaan asesmen pembelajaran adalah sebagai upaya mengumpulkan dan mengolah informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar, capaian perkembangan dan hasil belajar peserta didik.  Metode yang digunakan adalah historical research atau documentary study dengan mengumpulkan berbagai informasi melalui berita, melalui dokumen resmi pemerintah, dan sebagainya. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa asesmen yang digunakan di sekolah dasar merujuk pada permendikbud No 21 Tahun 2022 yaitu asesmen formatif dan asesmen sumatif. Asesmen formatif dilaksanakan diawal proses pembelajaran sedangkan asesmen sumatif dilaksanakan diakhir kegiatan pembelajaran. Kurikulum merdeka memiliki visi besar untuk menciptakan suasana belajar dan pembelajaran yang bahagia dan berkualitas. Dengan tujuan menciptakan pendidikan yang menyenangkan, menggali potensi para guru dan peserta didik, mengembangkan potensi peserta didik, mengejar ketertinggalan serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri.
Tantangan dan Solusi Guru dalam Merancang RPP Kurikulum 2013 Afridha Sesrita; Febriani, Alia
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v2i1.5585

Abstract

Permasalahan dalam penyusunan RPP adalah salah satu hal yang guru alami dalam pendidikan, dimana RPP merupakan salah satu komponen untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan tantangan yang dihadapi guru ketika merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada kurikulum 2013 di SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu) Raudlatun Najah Cisaat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui proses interaksi wawancara dengan guru. Peneliti memanfaatkan metode analisis data Milles dan Huberman seperti mereduksi data, menyajikan data, dan menverifikasi/penarikan kesimpulan. Temuan penelitian membuktikan bahwasannya guru menghadapi tantangan dalam menyusun rencana pempelajaran kurikulum 2013 sebagai berikut: dalam mengembangkan indikator pendidikan, dalam mengembangkan media dan metode pembelajaran, dalam mengembangkan penilaian. Beberapa faktor penyebab tantangan yang guru hadapi saat membentuk RPP Kurikulum 2013 karena kurangnya pelatihan dan keterbatasan waktu. Solusi untuk tantangan tersebut, guru melaksanakan beberapa upaya, antara lain: menggunakan media atau buku untuk mencari informasi penting dalam merumusakan indikator dan tujuan pembelajaran, memberikan penjelasan oleh guru yang sudah memahami dalam penyusunan RPP jika ada guru yang kurang memahami penyusunan RPP, guru menggunakan file hasil pelatihan kurikulum 2013 yang telah diselesaikan, berdiskusi dengan guru lain dan melalui KKG.
FAKTOR DAN KENDALA GURU DALAM MENYUSUN KOMPONEN RPP KURIKULUM 2013 Afridha Sesrita; Marlina, Mina
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v1i2.5666

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi kendala yang dihadapi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di SD Negeri Tapos 1. Hasil penelitian mampu memberikan informasi yang penting bagi guru untuk menangani kendala dalam menyusun RPP. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sistematik. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumen dengan salah satu guru SD Negeri Tapos 1. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan model Miles dan Huberman sebagai reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa banyak kendala yang dihadapi oleh para guru ketika menyusun bagian-bagian dari RPP antara lain: (1) kendala dalam merumuskan indikator, (2) mencari sumber belajar, (3) mengidentifikasi media pembelajaran, dan (4) menyusun model dan metode, dan (5) membuat penilaian. Banyak faktor yang mempengaruhi kendala guru, antara lain: (1) guru tidak memahami prinsip menyusun beberapa bagian RPP Kurikulum 2013, (2) waktu yang singkat untuk menyusun RPP, (3) ketidakjelasan pelatihan yang diberikan kepada guru dan (4) rendahnya motivasi guru.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS MENGGUNAKAN MODEL SCRAMBLE BERBANTUAN GAMBAR PADA SISWA Tanjung, Surya Ningsih; Faizal Akhmad Adi Masbukhin; Yuhdi , Achmad
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v1i2.5680

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan menulis pada anak didik kelas I MIN 7 Kota Medan dengan penggunaan model Scramble dengan bantuan media gambar dalam mempermudah penyusunan kalimat yang tepat terkait keterampilan menulis pada anak didik, dalam mengatasi permasalahan pembelajaran menulis di kelas I. Penelitian dilakukan melalui tahapan merencanakan, menindaklanjuti, mengobservasi, dan merefleksi dalam PTK (Penelitian Tindakan Kelas). PTK ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian merupakan siswa kelas I MIN 7 Kota Medan Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian siklus I dari 30 anak didik didapat hasil dataan yang tuntas sebanyak 16 anak didik berkisar 53% dinyatakan tuntas dan 14 anak berkisar 47% dinyatakan tidak tuntas. Pada siklus yang ke II dari 30 anak didik ada 29 anak berkisar 97% tuntas 1 anak didik berkisar 3% tidak tuntas. Keaktifan anak didik dalam materi menyusun kalimat ungkapan dalam penelitian siklus I dan juga siklus II terjadi peningkatan
Peningkatan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Dengan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) Windayurika; Akhmad Adi Masbukhin
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v2i2.5758

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Matematika dikelas 5 SDN 1 Rambai melalui Pendekatan Realistik Matematika. Adapun jenis penelitian yang diambil yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menerapkan dua siklus antara lain tahap prasiklus, siklus pertama dan siklus kedua. Aktivitas survei dan observasi dilakukan pada tahap pra siklus. Tahap perencanaan hingga refleksi dilakukan pada siklus pertama dimana peneliti juga membahas materi serta memberikan tes pertama. Sementara pada siklus kedua, peneliti melakukan perbaikkan berdasarkan hasil refleksi pelaksanaan siklus pertama dan serta pemberian tes terakhir. Adapun subjek dari penelitian ini 22 siswa kelas 5 SDN 1 Rambai. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik utama dengan mengumpulkan data melalui tes dan observasi. Sedangkan metode pendukung yang dipilih adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkah bahwa penerapan Pendekatan Realistik Matematika dapat meningkatkan  hasil belajar  materi bangun ruang pada  siswa kelas 5 SDN 1 Rambai. Hal tersebut didukung dengan meningkatnya jumlah siswa yang menunjukkan ketuntasan belajar dimana hasil pre-test 22,73% meningkat menjadi 45,45% di tahap siklus ke-1 kemudian menjadi 81,82% di siklus yang kedua.
Budaya Literasi dalam Keterampilan Pembelajaran 4C di Sekolah Dasar Faizatul Muna, Faizatul Muna; Purnomo, Heru
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v2i2.6024

Abstract

Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan kemampuan intelektual, moral dan fisik seseorang untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tuntutan dan perubahan dalam pendidikan. Berbicara mengenai pendidikan, literasi merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan. Literasi dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang dalam berbahasa, atau lebih sering disebut sebagai kemampuan menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Literasi =penting ironisnya pada saat ini tingkat literasi diindonesia cukup rendah. Pada saat ini pembelajaran lebih menekankan pada kemampuan peserta didik untuk dapat berfikit kritis, terampil, komunikasi, kreatif dan berkolaborasi, atau yang lebih sering kita kenal dengan keterampilan pembelajaran 4C. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya literasi yang telah diterapkan dengan metode pembelajaran 4C yang harapannya dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam literasi. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketermpilan 4C yang diterapkan pada sistem pembelajaran di SD N Suryodiningratan 1 dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berliterasi sehingga hal tersebut dapat menunjang keberhasilan siswa dalam pembelajaran.  

Page 1 of 3 | Total Record : 30