Bandara merupakan infrastruktur penting dalam mendukung transportasi udara. Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu memainkan peran signifikan dalam mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah sekitarnya. Namun, pengawasan oleh Unit Apron Movement Control (AMC) di area penyusunan dan pembongkaran bagasi masih menghadapi berbagai hambatan yang mengurangi efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) mengevaluasi kondisi terkini pengawasan AMC di area tersebut, dan (ii) mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan guna mendukung kelancaran operasional dan keselamatan penerbangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan masih terkendala oleh fasilitas pendukung yang terbatas, seperti sistem CCTV yang tidak berfungsi dan kurangnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP). Kondisi ini mengakibatkan lemahnya pengawasan di area yang krusial ini. Studi ini menyimpulkan bahwa optimalisasi teknologi pengawasan, terutama memastikan sistem CCTV berfungsi secara optimal dan terhubung ke ruang kontrol AMC sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.
Copyrights © 2025