Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal guna meningkatkan pemahaman sosial siswa di SDN Bangbayang, Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPAS yang disebabkan oleh media pembelajaran yang kurang kontekstual dan tidak menarik. Kegiatan dilakukan melalui lima tahapan: identifikasi kearifan lokal, perancangan media, dan implementasi di kelas, monitoring dan evaluasi serta tindak lanjut pasca PKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah membuat media yang dikembangkan berupa PowerPoint interaktif, video edukatif, dan game sederhana yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal seperti gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab sosial. Setelah dilakukan kegiatan pembuatan media pembelajaran interaktif, adanya antusiasme siswa dan respon positif guru terhadap media yang digunakan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam media pembelajaran interaktif mampu memperkuat relevansi materi pelajaran dengan kehidupan siswa, serta menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan bermakna. Diperlukan pengembangan berkelanjutan dan pelatihan bagi guru untuk memperluas dampak kegiatan ini.
Copyrights © 2025