Perkawinan sebaiknya tidak dapat diceraikan. Karena itu setiap rumah tangga harus mempertimbangkan perkawinan mereka dengan hati-hati. Gereja selalu mendukung kebaikan perkawinan melalui seksi keluarga. Tujuannya adalah membantu keluarga-keluarga mengupayakan status kehidupan mereka dipelihara dalam semangat dan dikembangkan ke arah kesempurnaan. Komunikasi merupakan salah satu yang perlu diperhatikan dalam keutuhan rumah tangga. Dalam kehidupan rumah tangga perlu adanya pendampingan sehingga dapat memperkuat kehidupan mereka. Karena itu dibutuhkan seksi keluarga. Seksi itu terdiri dari orang-orang Awam yang dengan senang hati melibatkan diri dalam pelayanan bagi keluarga-keluarga. Untuk memungkinkan mereka memenuhi tugasnya dengan tepat, Dekanat Utara (beberapa paroki yang secara koordinatif disatukan) mengadakan pembinaan tahap demi tahap bagi calon atau anggota baru. Kepada mereka dilakukan asesmen mengenai pemahaman mereka mengenai perkawinan untuk menentukan kelayakan mereka untuk pelayanan. Kenyataan bahwa usia perkawinan mereka antara 7 sampai 48 tahun menunjukkan bahwa mereka memenuhi syarat untuk pelayanan tersebut. Kebanyakan dari mereka memahami perkawinan dan dengan sukarela ingin bergabung dalam seksi itu. Hanya dua patisipan yang tidak menyukai seksi ini.
Copyrights © 2025