Jurnal Geosaintek
Vol 2, No 2 (2016)

Pemodelan Data Seismik Lingkungan Vulkanik

Muhammad Ghazalli (Jurusan Teknik Geofisika, FTSP Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Amien Widodo (Jurusan Teknik Geofisika, FTSP Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Firman Syaifuddin Syaifuddin (Jurusan Teknik Geofisika, FTSP Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2016

Abstract

Eksplorasi hidrokarbon saat ini mengharuskan geosaintis untuk mencari area baru yang sebelumnya dianggap tidak menghasilkan hidrokarbon. Dengan ditemukannya rembesan minyak pada daerah vulkanik mengindikasikan adanya petroleum play aktif yang memiliki cadangan hidrokarbon. Ketidakmampuan gelombang seismik untuk menggambarkan bawah permukaan pada daerah vulkanik menjadikan dibutuhkannya pemodelan seismik. Pemodelan seismik akan memodelkan atau merekonstruksikan penjalaran gelombang seismik pada model geologi yang telah ditentukan, pada kasus ini model geologi yang digunakan adalah model geologi pada lingkungan vulkanik. Penelitian ini menggunakan 2 model, yang pertama adalah model “Kue Lapis” dan yang kedua adalah model “Serayu” yang merupakan model kompleks dari cekungan North Serayu di Jawa tengah. Kedua model tersebut memiliki lapisan basalt dengan tebal 200 m yang menutupi lapisan bawahnya yang menjadi target karena menyimpan cadangan hidrokarbon. Dari hasil pemodelan dapat dilihat fenomena gelombang ketika merambat melalui lingkungan vulkanik. Data hasil pemodelan kemudian direkonstuksikan ulang dengan menggunakan pengolahan data seismik menggunakan alur pengolahan seismik konvensional mulai dari geometri hingga migrasi. Hasil olahan tersebut akan dibandingkan dengan model yang telah dibuat dan dilakukan analisa. Dihasilkan bahwa dibutuhkan disain akuisisi yang khusus untuk lingkungan vulkanik karena keterbatasan gelombang untuk melakukan penetrasi pada lapisan tipis dan memiliki kontras kecepatan yang besar lalu pengaruh koreksi statik yang sangat mempengaruhi data dikarenakan elevasi topografi dan kemudian ditemukan fenomena multiple ketika gelombang melewati lapisan basalt dan berkurangnya resolusi seismik ketika melewati lapisan basalt dikarenakan gelombang cenderung diteruskan mengikuti hukum Fermat.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

geosaintek

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Education

Description

Jurnal GEOSAINTEK adalah jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ITS dan Departemen Teknik Geofisika ITS. Terbit pada bulan Januari-April, Mei-Agustus, dan Septermber-Desember pada setip tahunnya. Jurnal Goeaintek mempublikasi dan menerbitkan hasil ...