Motivasi belajar yang masih rendah, suasana belajar yang tidak menyenangkan, dan media pembelajaran yang kurang inovatif yang menjadi pemicu hasil belajar yang kurang optimal khususnya dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Permasalahan ini mengindikasikan penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa. Salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah problem based learning dengan kegiatan menyenangkan sebagai media penyampaiannya berupa permainan congklak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri Karangrejo 02 khususnya pada materi pembelajaran operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan model problem based learning berbantu media congklak. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di kelas II SD Negeri Karangrejo 02 dengan subjek penelitian 15 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan masing-masing sikus terdiri dari dua pertemuan. Pada setiap siklus terdiri atas empat tahapan diantaranya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan dengan teknik pengumpulan data berupa tes, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan jika terdapat peningkatan terhadap hasil pembelajaran siswa dilihat dari data peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklusnya. Siklus I (nilai rata-rata 64 dan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 60%), siklus II (nilai rata-rata 82 dan ketuntasan hasil belajar sebesar 87%).
Copyrights © 2023