Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi Kalei Bunti dalam pernikahan suku Mbojo serta makna simbolis pada tradisi Kalei Bunti. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi Kalei Bunti dalam pernikahan suku Mbojo studi di Desa Bolo Kabupaten Bima memiliki beberapa rangkaian kegiatan. 1) Kegiatan pada tahap persiapan yang meliputi: (a) Musyawarah persiapan pelaksanaan, (b) Persiapan alat dan bahan. 2) Pada kegiaatan inti yang meliputi: (a) Wura Bongi Monca, (b) Hadrah, (c) Kalei Bunti. 3) Tahap Penutup. Kemudian terdapat makna simbolis pada tradisi Kalei Bunti yang meliputi: 1) Makna simbol Visual yang meliputi: (a) Makna simbol pada pakaian adat, (b) Makna simbol pada tandu, (c) Makna simbol pada Bongi Monca. 2) Makna simbol peristiwa/kejadian yang meliputi: (a) Makna simbol perempuan yang di usung, (b) Makna simbol tradisi Kalei Bunti yang dilaksanakan sebelum Akad.
Copyrights © 2025