Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPAS. Faktor penyebabnya adalah metode pengajaran yang masih berfokus pada buku, serta penggunaan media dan model yang kurang menarik, sehingga siswa kurang berpartisipasi aktif selama pembelajaran. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas IV SDN Alalak Selatan 2 Banjarmasin semester genap tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 20 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan siswa dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas guru dari pertemuan I sampai III meningkat dari skor 30 menjadi 34. Selanjutnya, aktivitas siswa pada pertemuan I sampai III juga menunjukkan peningkatan dari 55% menjadi 80%, sehingga tergolong sangat aktif.
Copyrights © 2025