Pemerintah Indonesia melalui menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat baru-baru ini telah mengeluarkan peraturan Nomor 10 Tahun 2021 tentang pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Penelitian bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh PM PUPR No. 10 Tahun 2021 terhadap peningkatan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) di Wilayah Kepulauan Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dan menganalisis variabel-variabel mana saja yang dominan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselamatan Konstruksi. Dimana dapat dilihat dari nilai p-value sebesar 0.000 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima, Perencanaan Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselamatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.004 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima. Dukungan Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselmatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.048 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima dan Operasi Keselamatan Konstruksi berpengaruh positif terhadap Kinerja Keselmatan Konstruksi. diperoleh p-value sebesar 0.003 nilainya kurang dari 0.05 sehingga hipotesis penelitian diterima
Copyrights © 2023