Penguatan keuangan nasional melalui pasar modal penting untuk menghadapi resesi global 2026. Pasar modal menopang pertumbuhan ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada modal asing. Pengabdian ini bertujuan mengkaji strategi pemerintah dalam mengatasi tantangan resesi melalui optimalisasi sektor pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang. Resesi dapat disebabkan oleh inflasi, deflasi, gelembung aset, guncangan ekonomi, utang berlebihan, dan perubahan teknologi. Resesi 2026 dipicu oleh kondisi global, kenaikan suku bunga, krisis pangan dan energi, serta utang yang meningkat. Indonesia masih dalam posisi waspada dengan potensi resesi yang relatif kecil. Untuk menghadapinya, diperlukan penguatan keuangan nasional melalui sektor pasar modal, seperti memperluas akses modal, mendorong IPO, penguatan regulasi yang transparan, edukasi keuangan masyarakat, serta pengembangan infrastruktur pasar modal. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan menarik kepercayaan investor dalam menghadapi ketidakpastian global.
Copyrights © 2025