Stratifikasi merupakan suatu sistem bertingkat yang membagi masyarakat menjadi beberapa lapisan dengan tingkatan yang berbeda-beda. Pada masyarakat petani, stratifikasi sosial terlihat jelas terutama terkait dengan perbedaan struktur ekonomi. Perbedaan tersebut terlihat dari kepemilikan tanah, penguasaan alat produksi, tingkat skala penanaman modal usaha, dan pola hubungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur kelas pada masyarakat petani dan mengkaji sistem bagi hasil yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dan menerapkan analisis dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur masyarakat petani terdiri dari pemilik tanah dan pemilik tanah yang terbentuk berdasarkan kedudukan dan peran. Sistem bagi hasil pada masyarakat petani pada umumnya melibatkan maro, mertelu, dan merpat, tergantung pada jenis komoditas yang dihasilkan.
Copyrights © 2024