Perkembangan industri kesehatan di Indonesia, termasuk industri farmasi, telah tumbuh pesat. Sekitar 90% kebutuhan obat di Indonesia saat ini sudah dapat dipenuhi oleh industri farmasi dalam negeri. Bahkan, Indonesia telah mengekspor produk farmasi ke beberapa negara di kawasan ASEAN. Industri farmasi memiliki pangsa terbesar kedua dalam industri pengolahan nonmigas nasional.Terdapat beberapa fenomena yang terjadi, salah satunya adalah penarikan produk oleh produsen suplemen makanan karena mengandung zat yang dianggap berbahaya bagi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbaikan yang dapat dilakukan guna mengurangi cacat pada produk kaplet di perusahaan farmasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Taguchi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hasil produksi kaplet, berdasarkan pendekatan desain eksperimen Taguchi dengan karakteristik kualitas nominal sebagai yang terbaik, adalah proses dengan tekanan sebesar 30 kilo pound.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa faktor-faktor yang optimal adalah Massaa bahan pada level 3 (23,07 mg), Ketebalan pada level 2 (22,04 mm), dan Waktu hancur pada level 3 (15 menit). Hasil dari verifikasi eksperimen ini diinterpretasikan dalam kesimpulan penelitian.
Copyrights © 2025