Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model Attract-Develop-Retain (ADR) sebagai praktik pengelolaan SDM pada UMKM di Indonesia untuk meningkatkan kinerja dan inovasi. Sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, UMKM sering menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Minimnya perencanaan, rekrutmen informal, serta kurangnya pelatihan dan retensi karyawan menyebabkan masalah dalam hal kinerja dan inovasi. Penelitian ini mengusulkan model SDM for UKM: Attract–Develop–Retain sebagai pendekatan sederhana dan aplikatif dalam pengelolaan SDM. Attract mencakup strategi perencanaan dan rekrutmen berbasis kebutuhan usaha; Develop menekankan pelatihan praktis, penempatan, serta pengembangan keterampilan; sedangkan Retain berfokus pada motivasi, sistem penghargaan, dan retensi karyawan. Melalui pendekatan kualitatif studi multisitus, penelitian ini menemukan bahwa UMKM mengandalkan strategi penarikan non-finansial berbasis proposisi nilai unik. Fase pengembangan didominasi metode informal seperti bimbingan langsung, sementara retensi bergantung pada lingkungan kerja positif dan peran sentral pemilik. Analisis lintas kasus menunjukkan sinergi holistik antar fase ADR secara signifikan meningkatkan kinerja dan inovasi, namun implementasinya menghadapi tantangan dalam hal konsistensi dan skalabilitas. Model ini dapat menjadi kerangka praktis bagi UMKM untuk mengelola SDM secara efektif tanpa memerlukan sistem HR yang kompleks. Implikasi penelitian menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi untuk memperluas adopsi model ini dalam program pendampingan UMKM di Indonesia.
Copyrights © 2025