Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi permasalahan fonologis yang dialami seorang anak berusia lima tahun enam bulan dalam kerangka psikolinguistik. Gejala fonologis seperti penggantian bunyi, penghilangan suara, pemendekan kata, dan kesalahan pelafalan diamati pada seorang anak yang bernama Muhammad Nizam Affandi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Penelitian ini menemukan tujuh puluh tiga data yang didapat dari observasi tanggal 23 April 2024 dan dua puluh lima data yang ditemukan pada observasi tanggal 31 Mei 2025. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak tersebut mengalami pola gangguan berbicara yang spesifik, termasuk penggantian bunyi /k/ dengan /t/, /r/ dengan /l/, serta kesulitan dalam mengucapkan bunyi /ŋ/. Gangguan ini diasosiasikan dengan keterbatasan dalam memori fonologis, kurangnya stimulasi verbal, serta kemungkinan adanya hambatan fisiologis dalam koordinasi organ bicara. Hasil ini dianalisis dengan menggunakan teori fonologi generatif dan psikolinguistik untuk menjelaskan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perkembangan bahasa. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi awal melalui stimulasi lingkungan dan terapi artikulasi yang tepat.
Copyrights © 2025