Infrastruktur informasi vital merupakan salah satu sasaran utama serangan siber pada situasi konflik, sebagaimana terlihat pada konflik Rusia-Ukraina yang telah memberi bukti empiris mengenai pentingnya pelindungan infrastruktur informasi vital dari berbagai jenis ancaman siber, baik saat perang konvensional maupun ketika masih pada tahap konflik yang berada di bawah ambang batas perang konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran penting yang diperoleh dari konflik tersebut bagi pengembangan kebijakan pelindungan infrastruktur informasi vital terhadap ancaman siber. Menggunakan metode kualitatif deskriptif terhadap beberapa literatur penelitian terdahulu yang relevan, hasil penelitian ini menemukan bahwa konflik tersebut memberi pelajaran penting bagi pengembangan kebijakan pelindungan infrastruktur informasi vital terhadap ancaman siber, yaitu keniscayaan penguatan redundansi dan ketahanan dalam desain infrastruktur informasi vital, peningkatan kesiapsiagaan dan kemampuan respons dalam menghadapi ancaman siber, pembangunan kemandirian kemampuan siber nasional, serta pengembangan kerja sama lintas pemangku kepentingan di bidang siber. Aspek-aspek pembelajaran tersebut merupakan keniscayaan bagi pengembangan kebijakan yang efektif dalam melindungi infrastruktur informasi vital terhadap ancaman siber, terutama pada situasi konflik.
Copyrights © 2025