Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi etnis Tionghoa dalam beradaptasi dan menganalisis proses adaptasi sosial budaya yang dilakukan etnis Tionghoa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan etnis Tionghoa dalam beradaptasi dipengaruhi beberapa faktor 1) faktor interaksi dan komunikasi bahwa relative sedikit etnis Tionghoa bisa bahasa Jawa dan lebih fasih menggunakan bahasa Indonesia. Kemudian, menggunakan bahasa Hokkien ketika berkomunikasi dengan sesama etnis Tionghoa. 2) faktor ekonomi karena diskriminasi di masa orde baru membuat etnis Tionghoa tidak memiliki peluang bekerja di bidang lain selain berdagang. 3) faktor pendidikan bahwa relatif sedikit pendidikan formal yang menerima etnis Tionghoa, sehingga sebagian besar etnis Tionghoa melanjutkan pendidikannya di swasta. Proses adaptasi sosial budaya etnis Tionghoa berkaitan dengan 1) adaptive behavior bahwa etnis Tionghoa menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Hokkien dan bahasa Jawa saat berkomunikasi. 2) adaptive strategies dalam mempertahankan ekonomi etnis Tionghoa memilih menjadi pedagang kecil hingga besar seperti sekarang. 3) adaptive processes bahwa ada hubungan timbal balik antara etnis Tionghoa dengan etnis Jawa seperti pada saat hajatan, perayaan hari raya.
Copyrights © 2025