Penyakit asma ditandai dengan peradangan, peningkatan responsivitas terhadap berbagai rangsangan, dan obstruksi jalan napas yang dapat muncul kembali secara spontan atau memerlukan pengobatan yang tepat. Asma pada Indonesia termasuk dalam daftar penyebab utama kesakitan dan kematian. Tindakan non farmakologis yang diberikan pada pasien dengan asma yaitu menggunakan latihan pernapasan. Salah satu latihan pernapasan yang bisa dilakukan yaitu pursed lip breathing. Pursed lip breathing adalah latihan pernapasan yang berfungsi mengurangi sumbatan pernapasan pada pasien asma. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan Asuhan Keperawatan dengan Penerapan teknik Pursed Lip Breathing dalam penurunan Sesak Napas pada pasien Asma Brokial. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, proses pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden penelitian ini terdiri dari 3 pasien dengan riwayat asma bronkial. Pola napas pasien diukur dengan respiratory rate dan saturasi oksigen. Setelah dilakukan teknik pursed lip breathing selama 3 hari, didapatkan hasil respiratory rate dan saturasi oksigen dari ketiga responden membaik dari rata-rata respiratory rate 30x/menit menjadi 20x/menit dan rata-rata saturasi oksigen dari 95% menjadi 98%. Evaluasi terakhir yang dilakukan selama tiga hari yaitu sesak napas berkurang, RR menurun, SpO2 meningkat, dan klien mampu mengatur pola pernapasan
Copyrights © 2025