Krisis kesehatan mental pada orang muda meningkat secara global, sementara iman Kristen berpotensi menjadi faktor protektif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran iman Kristen dalam memelihara kesehatan mental orang muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur. Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis pada Google Scholar, PubMed, dan PsycINFO dengan kriteria publikasi 2014-2024. Analisis konten tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Penelitian mengidentifikasi empat mekanisme protektif iman terhadap kesehatan mental: pembentukan pola pikir positif (dimensi psikologis), regulasi emosional efektif (dimensi emosional), penyediaan dukungan sosial (dimensi sosial), dan pemberian makna hidup (dimensi spiritual). Iman yang terpelihara melalui doa, pembacaan Alkitab, kerinduan akan Roh Kudus, dan ketaatan berfungsi sebagai faktor protektif. Sebaliknya, iman yang tidak terpelihara mengakibatkan hilangnya kedamaian batin, kemerosotan moral, dan rendahnya ketahanan mental. Iman Kristen berperan multidimensional dalam memelihara kesehatan mental orang muda melalui mekanisme psikologis, emosional, sosial, dan spiritual. Pengembangan intervensi berbasis iman yang mengintegrasikan sumber daya spiritual dengan prinsip psikologis diperlukan untuk mendukung kesejahteraan mental orang muda.
Copyrights © 2025