Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aplikasi MiChat untuk Transaksi Seksual Laki-laki di Media Sosial bertujuan untuk mempelajari bagaimana laki-laki menggunakan aplikasi MiChat sebagai alat untuk transaksi seksual di platform media sosial, faktor-faktor yang mendorong perilaku ini, dan efek psikologis yang dialami penggunanya. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual. Peneliti melakukan observasi partisipatif dan wawancara dengan beberapa informan yang aktif di media sosial melalui aplikasi MiChat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MiChat, yang awalnya dibuat sebagai platform untuk berkomunikasi dan berteman, telah berubah menjadi media untuk transaksi seksual. Disebabkan oleh kemudahan akses, fitur "People Nearby", dan tingkat anonimitas yang tinggi. Aplikasi ini digunakan oleh laki-laki untuk memenuhi kebutuhan biologis, emosional, dan psikologis mereka secara cepat dan rahasia. Rasa ingin tahu, dorongan seksual, kebutuhan emosional, tekanan sosial, dan faktor ekonomi dan teknologi adalah beberapa penyebab perilaku ini. Selain itu, penelitian menemukan efek psikologis yang signifikan pada pengguna, seperti rasa malu, bersalah, kecemasan,dan ketergantungan pada aplikasi. Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai sosial dan moral berubah di era digital, dimana perbedaan antara komunikasi sosial dan aktivitas seksual komersial semakin tidak jelas. Penelitian ini menekankan pentingnya kontribusi pada kajian ilmu sosial, khususnya dalam memahami dinamika perilaku seksual di ruang digital. Selain itu, itu akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan masyarakat dalam membuat kebijakan dan pendidikan etika tentang penggunaan media sosial.
Copyrights © 2025