Kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tambahan di luar sekolah formal semakin meningkat seiring dengan tingginya persaingan akademik dan kesadaran orang tua akan pentingnya dukungan belajar yang bersifat personal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rencana usaha bimbingan belajar sebagai solusi alternatif yang menjawab keterbatasan pembelajaran di sekolah serta sebagai peluang usaha yang prospektif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian literatur dan analisis konseptual. Penelitian ini menguraikan analisis peluang usaha, strategi pengembangan menggunakan kerangka SWOT, serta manajemen operasional dan evaluasi program berbasis model CIPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha bimbel memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dikelola dengan strategi yang tepat, pendekatan pembelajaran yang adaptif, serta pemanfaatan teknologi secara optimal. Inovasi dalam layanan, peningkatan kualitas pengajar, dan evaluasi berkala menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing usaha di tengah perubahan dinamika pendidikan.
Copyrights © 2025