Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik peserta didik melalui asesmen diagnostic non-kognitif pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Rumus analisis regresi linier dasar bagian dari perangkat analisis parametrik, digunakan dalam investigasi deskriptif kuantitatif ini. Lokasi penelitian ini adalah SMK PGRI 2 Kediri, dan merupakan studi lapangan. Dari total 807 siswa di kelas X dan XI, peneliti mengumpulkan data dengan mengamati, merekam, dan mensurvei 81 siswa. Peneliti di SMK PGRI 2 Kediri akan meneliti dampak tes diagnostik non-kognitif pada ciri-ciri siswa dalam proyek ini. Temuan penelitian ini mengungkap bagaimana penggunaan evaluasi diagnostik non-kognitif memengaruhi ciri-ciri siswa SMK PGRI 2 Kediri. Dianalisis menggunakan regresi linier sederhana, temuan tes diagnostik non-kognitif mengungkap temuan tes diagnostik non-kognitif. Seberapa besar dampaknya terhadap kepribadian siswa SMK PGRI 2 Kediri. Ciri-ciri siswa tidak terpengaruh oleh tes diagnostik di SMK PGRI 2 Kediri. Hasil evaluasi diagnostik non-kognitif menunjukkan bahwa variabel ini tidak memengaruhi karakteristik siswa di SMK PGRI 2 Kediri secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel evaluasi diagnostik nonkognitif tidak berpengaruh terhadap karakteristik siswa di SMK PGRI 2 Kediri, sehingga Ha ditolak dan H0 diterima. Hal ini disebabkan karena baik tujuan pembelajaran maupun tes penilaian tidak berhasil diselesaikan karena asesmen diagnostik nonkognitif yang kurang baik.
Copyrights © 2024