Perkembangan lingkungan eksternal yang semakin kompleks dan dinamis menuntut organisasi untuk lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan. Teori sistem terbuka menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk memahami dan mengelola dinamika organisasi masa kini. Teori ini memandang organisasi sebagai entitas yang senantiasa berinteraksi dengan lingkungannya, baik dalam bentuk input, proses, maupun output. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi teori sistem terbuka dalam konteks organisasi modern, khususnya dalam hal inovasi, pengambilan keputusan, dan manajemen perubahan. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur, ditemukan bahwa penerapan prinsip-prinsip sistem terbuka dapat meningkatkan fleksibilitas organisasi, memperkuat kapabilitas belajar, serta mendorong kolaborasi lintas batas. Temuan ini menunjukkan bahwa teori sistem terbuka tidak hanya relevan, tetapi juga krusial bagi keberlangsungan organisasi di tengah ketidakpastian dan disrupsi yang terus berlangsung.
Copyrights © 2025